Foto/Ist

Perusahaan distribusi alat kesehatan memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang cepat, meluas, dan tepat jangkauan sesuai dengan target pasar, tetapi sekaligus juga menjamin ketersediaan alat-alat kesehatan dengan teknologi terbaik sampai pelosok negeri.

Dinamika perubahan yang semakin cepat diciptakan dari kemajuan teknologi informasi. Saat ini mendorong sektor bisnis distribusi alat kesehatan agar melakukan lompatan strategis untuk meningkatkan kualitas manajemen distribusi yang semakin kompleks. Salah satu upaya mendasar yang banyak dilakukan oleh perusahaan modern yang berorientasi produk dan layanan adalah menerapkan sistem ERP atau Enterprise Resource Planning, yaitu aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi.

Untuk bidang distribusi, software sistem ERP ini membantu perusahaan mengembangkan sistem saluran distribusi sesuai karakteristik produk dan segmen pasar yang dituju. Sejatinya memang, jaringan distribusi menjadi pintu terdepan dalam membangun keterlibatan konsumen (customer engagement). Sistem ERP distribusi juga membantu distributor melakukan pemetaan pasar dan memantau ketersediaan barang termasuk barang kiriman yang belum diterima atau dalam proses pengiriman.

Dengan mengetahui secara cepat dan tepat tingkat persediaan barang yang ada, perusahaan pun dapat mudah mengontrolnya hingga ke tingkat yang lebih akurat. Dengan begitu visibilitas perusahaan dapat ditingkatkan dan kolaborasi antar cabang khususnya dalam penyediaan akses data yang dibutuhkan secara cepat dapat lebih sinergis.

Salah satu contohnya adalah Ildong Foodis, anak perusahaan dari Ildong Pharmacy. Ildong Foodis adalah perusahaan Korea pertama yang memproduksi baby food and formula, telah memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun. Dalam melakukan distribusi ke seluruh Korea, tentu perusahaan harus memiliki sebuah sistem yang membantu mereka mengelola bisnis secara terintegrasi, Ildong Foodis mempercayakan sistem ERP mereka kepada Young Lim Won, Soft Lab Co., Ltd.

Di Indonesia, ERP juga sudah banyak diterapkan oleh perusahaan distribusi alkes yang memiliki ribuan mitra di seluruh Indonesia. Mengingat mendistribusikan alat-alat kesehatan hingga pelosok Indonesia bukanlah proses yang mudah, terutama dalam menjamin produk sampai dalam kondisi terbaiknya. Agar hasil penerapan ERP dapat maksimal dan berhasil mendorong pertumbuhan bisnis yang signifkan, Kwon Young Bum – CEO Young Lim Won, Soft Lab menyarankan sebelum menggunakan Cloud ERP, perusahaan harus sudah memiliki perencanaan bisnis yang matang dalam jangka pendek dan panjang supaya tujuan yang ingin dicapai jelas dan terukur.

Setelah itu, menurut Kwon Young Bum pilihlah produk sistem ERP yang langsung mengenai pada fungsi manajemen. Investasi ERP bisa kecil atau besar tergantung pada penerapan fungsi manajemen yang dipilih. Semisal dana Anda sementara hanya cukup untuk manajemen distribusi, maksimalkan dulu di fungsi manajemen tersebut. Bertahap jika bisnis Anda sudah berkembang dan bertambah kompleks penanganannya, Anda dapat meningkatkan penerapan sistem ERP pada fungsi-fungsi manajemen yang lainnya.

SystemEver, sistem Cloud ERP yang dikembangkan oleh YoungLimWon, Soft Lab untuk Indonesia sejak 2017 membantu pelaku usaha bisnis skala kecil dan menengah menerapkan sistem ERP yang fungsional. Pelaku usaha bisa memilih model konfigurasi sistem Cloud ERP pada manajemen akuntasi, inventory, penjualan, distribusi hingga untuk kebutuhan manajemen yang lebih kompleks yang biasanya dihadapi oleh perusahaan manufaktur berskala menengah hingga besar.

“Kami membantu pengelolaan manajemen perusahaan Anda menjadi lebih efisien dan memberikan hasil optimal. Pebisnis tidak lagi direpotkan dengan hal-hal teknis yang bisa diotomatisasi dengan cepat dan terstandarisasi, sehingga memungkinkan Anda memiliki waktu lebih banyak untuk mengembangkan bisnis dengan proyeksi berbasis data dari SystemEver®,” terang Kwon Young Bum.

Pengalaman Young Lim Won, Soft Lab Co., Ltd. selama 27 tahun dalam bisnis ERP telah melayani lebih dari 1600 perusahaan di sejumlah negara, diantaranya Korea, Cina, Jepang, Vietnam dan Indonesia. APAC CIO Outlook pun mendebutkannya sebagai salah satu Top 10 ERP System di Asia.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here