Foto/RMOLKalbar

Wakil Bupati Sujiwo melepas sekitar 400 peserta kegiatan Fun Enduro Kubu Raya Punye Cerite Kubu Raya Trail Club (KRTC) di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (7/3).

Dalam sambutannya ia mengapresiasi kegiatan karena juga diisi dengan aksi bakti sosial dan lingkungan oleh para riders atau pengendara. Menurutnya, hal itu menunjukkan kepekaan para peserta terhadap lingkungan sekitar.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bukan hanya trek-trekan. Para riders mempunyai sensitivitas terhadap lingkungan dan mencintai lingkungannya. Itu dibuktikan dengan penanaman pohon di beberapa tempat,” ujarnya seusai kegiatan.

Dia menambahkan, tak hanya penanaman pohon, pengendara juga melakukan aksi sosial. Seperti memberi bantuan makanan pokok dan rumah ibadah. Namun hal itu tak banyak diketahui publik.

“Banyak kegiatan yang dilakukan para riders tapi selama ini tak pernah dipublikasikan,” ucapnya.

Sujiwo menilai keberadaan riders dan klub motor kerap dicitrakan negatif oleh sebagian masyarakat. Citra itu muncul karena ada oknum pengendara yang tidak tertib berlalu lintas maupun memasang knalpot dengan bunyi mengganggu. Stigma itu menurutnya harus ditepis.

“Cara yang bisa dilakukan ialah dengan menyisipkan berbagai kegiatan sosial seperti menyantuni warga miskin, menyalurkan bantuan kepada rumah-rumah ibadah atau lembaga sosial, dan aksi lingkungan menanam pohon,” tuturnya.

Anggota DPR RI, Maria Lestari yang menghadiri kegiatan mengapresiasi Fun Enduro KRTC. Sebab dapat menjadi ajang silaturahmi bagi para riders dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Ia bahkan mendorong pelaksana untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang tahunan. Karena dapat menjadi wadah penyaluran hobi di dunia balap dan otomotif.

“Daripada mereka kebut-kebutan tidak jelas di jalan raya, kan? Karenanya saya berharap agar event ini dijadikan agenda tetap saja,” ujarnya.

Senada dengan Sujiwo, Maria juga meminta riders untuk lebih aktif mengadakan kegiatan-kegiatan sosial. Sebab dengan cara itu kehadiran riders akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan sosial seperti menyantuni warga miskin dan pemberian bantuan kepada lembaga sosial, menurutnya, sangat efektif untuk mengubah citra negatif riders.

“Di era sekarang tidak cukup jika kita hanya melakukan aktivitas sosial. Karena selain dilakukan, aktivitas sosial itu juga harus dipublikasikan. Tujuannya apa, bukan kita ingin pamer atau apa, tetapi untuk menunjukkan kalau riders itu aktivitasnya bukan cuma jalan-jalan. Makanya, mulai hari ini riders harus menunjukkan sensitivitas sosial dengan berbagai kegiatan yang dilakukan,” ajaknya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here