Iwan Sumule dan aktivis Malari, Hariman Siregar/Net

Indonesia tidak hanya sedang membutuhkan penetapan status darurat corona sebagaimana yang dilakukan negara maju, seperti Australia, Perancis, Amerika Serikat dan Kanada. Tapi juga sedang darurat aktivis.

Begitu kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi, Iwan Sumule kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (18/3).

Darurat aktivis yang dimaksud adalah kondisi di mana para aktivis belum bergerak melakukan perubahan di saat wabah corona datang dan pemerintah lamban menangani.

“Sekarang yang terjadi bukan saja “darurat corona”, tapi juga “darurat aktivis”,” ujarnya.

“Sebagai Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi, saya tetapkan dan nyatakan situasi dan kondisi ini sebagai “darurat aktivis”,” sambung ketua DPP Partai Gerindra itu.

Lebih lanjut dia menyerukan kepada para aktivis untuk segera bergerak. Ini lantaran masyarakat dalam kepanikan dan butuh kehadiran sebuah perubahan. “Bersatu dan bergerak lakukan perubahan. Ibu pertiwi memanggil. Saatnya!” demikian Iwan Sumule.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here