Jamur merah yang tumbuh di hutan pada musim penghujan/RMOLKalbar

Musim penghujan belakangan ini ternyata menjadi berkah bagi sebagian warga.di sejumlah kawasan di Dusun Semaong, Desa Peniti Kecamatan Sekadau hilir. banyak tumbuh jamur merah yang diburu warga untuk diolah menjadi Sayur dan ragam kuliner lezat.

Hal itu terlihat di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Di mana banyak warga yang menjual jamur tersebut. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, yakni Rp20 ribu per kilogram. Namun bila pandai menawar, bisa mendapatkan harga Rp15 ribu per kilogram.

“Banyak pembelinya, harganya juga tidak semahal biasanya karena lagi musim,” terang Sinti (50) kepada¬†Kantor Berita RMOLKalbar salah seorang pedagang jamur merah, Jumat pagi (20/3).

Menurutnya, dia mendapatkan jamur merah dari Dusun Semaong, Namun ada juga dari hasil mencari sendiri, di sejumlah kebun warga.

Sinti menerangkan, saat musim penghujan seperti ini memang banyak jamur yang tumbuh. Sehingga harganyapun turun dari biasanya.

Jamur merah tersebut, hanya tumbuh pada musim tertentu dan tidak dapat diprediksi kapan dan dimana tumbuhnya. Sehingga kalau sedang langka, harganya akan sangat tinggi. rasa jamur merah juga lebih lezat dibanding jamur lainnya seperti jamur sawit, jamur tiram atau jamur paham ayam. Sehingga harganya juga lebih tinggi.

“Saat ini banyak warga yang berburu jamur merah, karena cukup banyak tumbuh di hutan. Selain di Dusun Semaong, ada juga penjual jamur merah yang mendapatkannya dari kawasan lain Mereka menjual dalam bungkusan kresek dengan harga Rp5 ribu per kantong kecil,” tukasnya

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here