Ritual tolak bala di Betang Youth Centre Sekadau/RMOLKalbar

Bertempat di Betang Youth Centre Sekadau , Kalimantan Barat , digelar ritual adat tolak bala  oleh Tariu Borneo Kabupaten Sekadau. Dalam pelaksanaan ritual diikuti anggota pasukan merah Dayak, Senin(23/3).

Pelaksanaan ritual diikuti ketua Tariu Borneo Sekadau Sekundus dan dipimpin para temegung ( pemuka adat ) ritual merupakan bagian dari adat dari etnis Dayak apabila ada wabah dan sampar melanda suatu daerah. Tujuan untuk mengusir roh – roh jahat dan mengembalikan semangat seluruh warga Sekadau.

“Menyikapi situasi warga Sekadau saat ini yang waspada Covid -19, Tariu Borneo sepengetahuan Dewan Adat Dayak ( DAD ) Sekadau, memandang perlu dilaksanakan ritual tolak bala, agar Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi dan menjauhkan segala mara bahaya dan penyakit dari Sekadau,” katanya.

Menurutnya dalam satu bulan terakhir warga seolah mencekam karena virus corona.

“Semangat mereka perlu kita bangkitkan lewat ritual tolak bala ,dan menguatkan kita nelawan ancaman berbagai penyakit, ” tutupnya.

Sementara Bupati Sekadau hadir pada acara ritual mengatakan, pelaksanaan ritual merupakan tradisi etnis Dayak kepada Tariu Borneo, DAD dan tokoh masyarakat semakin satu padu .

“Bila ada hal yang luar biasa dan mewabah perlu dilakukan ritual ini , supaya karena sudah tradisi dari dulu , kita berharap seluruh warga Sekadau tidak gentar dengan situasi ini,” katanya.

Usai pelaksanaan tolak bala, bahan – bahan pelaksanaan ritual tolak bala seperti beras, ayam, telur ayam ,dan perlengkapan lainnya diantar ke perbatasan Sekadau – Sanggau, Sekadau – Sintang oleh para temenggung dan pasukan merah Dayak.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here