Foto/RMOLKalbar

Pasar sayur Mesuka, Kecamatan Sintang, kabupaten Sintang dari jam 03:00 WIB di padati pengunjung dari seluruh penjuru kecamatan Sintang untuk membeli persiapan hari raya Idul Fitri 1441 H, Sabtu (23/5).

Di tahun 2020 ini bagi masyarakat yang berbelanja selalu mengunakan masker. Dari pantauan kami IntegNews keadaan dipasar ini tak juga kalah dari tahun tahun yang lalu. Dengan pengunjung yang ramai, dengan adanya wabah corona bukan menjadi halangan bagi masyarakat untuk berbelanja demi kebutuhan hari raya Idul Fitri.

Namun di sela sela pengunjung yang ramai itu, salah seorang masyarakat pedagang di pasar sayur Mesuka, bang Udin menuturkan bahwa lebaran tahun ini kurang ramai akibat wabah Virus Corona yang telah masuk di kabupaten Sintang Nilai penjualan sangat turun tinggal sekitar 45% saja.

“Masyarakat yang di kampung tidak berani untuk turun belanja, serta kehidupan masyarakat di Sintang ini bersandar dari usaha petani karet dan sawit. Saat ini karet dengan Rp. 3000 perkilo itu pun tak ada yang belinya, dan harga sawit juga turun drastis. Sehinga perekonomian masyarakat di kabupaten Sintang ekonominya sangat turun sekali,” tutur Udin .

Harga kebutuhan seperti daging sapi perkionya Rp. 170.000, harga ayam potong Rp. 45000 perkilonya, harga cabe kering berkisar Rp. 20.000 perkilonya, harga bawang merah Rp. 60.000 perkilonya. Itu harga yang kami dapatkan di pasar sayur Mesuka kecamatan Sintang kabupaten Sintang Kalbar.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here