Foto/Net

Sebanyak 37 pekerja yang bekerja di Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang harus tertahan di Bandara Internasional Supadio Pontianak karena disinyalir menggunakan surat jalan palsu, Selasa (26/5).

Hal itupun disampaikan langsung oleh Manager Operasi Bandara Internasional Supadio Pontianak, Nuril.

Nuril mengatakan, para pekerja asal Tasikmalaya itu diketahui ingin berangkat dari Bandara Supadio menunju Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, keberangkatan mereka pun harus tertunda, lantaran saat dilakukan verifikasi surat-surat perjalanan tim Gugus Tugas mencurigai bahwa surat jalan yang dimiliki para pekerja tersebut palsu.

“Memang surat yang bersangkutan atau rombongan itu ternyata informasinya abal-abal alias tidak asli,” ujarnya.

Ia menambahkan Memang paling ketat itu dalam verifikasi dokumen. Dipintu pertama itu verifikasi surat itu dalam arti surat tugas, kemudian surat bebas Covid-19.

Nuril menjelaskan, dengan mengacu pada ketetapan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor. SE 32 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Operasional Transportasi Udara Untuk Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Maka dengan diberlakukannya kebijakan tersebut pun, setiap penerbangan exemption flight, penumpang harus menyiapkan beberapa persyaratan surat-surat termasuk surat jalan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here