Foto/RMOLKalbar

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau, Kalbar, kembali mengonfirmasikan ada penambahan 3 kasus baru. Dari 3 kasus tersebut, 1 di antaranya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati Sekadau, Rupinus mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan swab Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium RS Untan Pontianak ada penambahan 3 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 dan 1 orang lainnya dinyatakan negatif.

“Tadi malam Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau mendapat laporan hasil pemeriksaan swab oleh laboratorium RS Untan ada penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19,” kata Rupinus dalam press release, Rabu (17/6).

Ketiga kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebut masing-masing, kasus 08 dan 09 berasal dari Kecamatan Belitang Hilir dan kasus 10 berasal dari Kecamatan Belitang Hulu. Rupinus mengatakan, kasus 08 dan 09 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) karena tidak menunjukkan keluhan, tapi berpotensi menularkan.

“Kasus 08 dan 09 ini merupakan klaster santri yang memiliki kontak erat degan jemaah tablig Kuala Lumpur,” ungkap Rupinus.

Rupinus mengatakan, sedangkan kasus 10 merupakan ASN di Puskesmas yang juga OTG. “Memang dari awal orang berisiko tinggi terpapar (Covid-19). Sehingga, kami laksanakan screening pada 14 Mei 2020, dengan hasil rapid test reaktif,” beber Rupinus.

“Tetap tinggal di rumah, jika ada keperluan mendesak gunakan masker, hindari keramaian dan tetap jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, tingkatkan PHBS dan makan-makanan bergizi, perbanyak konsumsi sayur serta buah,” imbaunya.

Hingga saat ini di Kabupaten Sekadau tercatat ada 191 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 11 Orang Tanpa Gejala (ODP).

“Hasil laboratorium PCR, terkonfirmasi 6, negatif 6 yang menunggu hasil ada 4 orang. Untuk yang sembuh ada 4 orang,” pungkas Rupinus.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here