Lewati Banjir untuk Lakukan Coklit/RMOLKalbar

Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Sekadau terpaksa melewati banjir saat melakukan verifikasi data pemilih. Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Sekadau terendam banjir.

Sejumlah petugas coklit diterjunkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau untuk mengecek data pemilih di tengah banjir. Dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, mereka pun terlihat bersemangat meski melewati banjir.

Salah seorang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Desa Tanjung, Missariwati mengungkapkan, dirinya harus memakai sampan saat berkunjung ke rumah-rumah warga. Ia pun mengaku kesulitan karena kondisi banjir tersebut berdampak pada proses coklit yang menjadi lama.

“Saat banjir ini, satu rumah bisa 10-20 menit buat rumah yang jauh. Kalau dekat sih kurang dari 10 menit. Kalau ndak banjir bisa pakai motor, jadi coklit lebih cepat dari sekarang,” ungkap Miss, Kamis (16/7).

Di tengah pandemi Covid-19, dirinya harus menggunakan APD dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, kata Miss, warga yang dikunjunginya tidak takut.

“Kita sama-sama saling menjaga. Jadi, kami tetap mematuhi protokol kesehatan agar masyarakat yang dikunjungi tidak takut dan kita juga tidak takut terpapar,” ujarnya.

Sementara itu, Gita Rantau, Komisioner KPU Sekadau Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) saat dikonfirmasi mengatakan, beberapa wilayah banjir masih bisa dilalui oleh petugas. Maka, kata dia, PPDP tetap melaksanakan tugasnya meski di tengah banjir.

“Menurut informasi teman-teman PPS bahwa PPDP tidak merasa keberatan walaupun dalam kondisi banjir. Kami dari KPU sudah menyiapkan reward untuk teman-teman PPDP agar mereka mendokumentasikan momen terbaik dalam mencoklit. Apalagi mencoklit di tengah banjir,” ungkap Gita.

Ia berharap, dengan adanya reward tersebut para petugas semakin bersemangat. Gita juga berpesan kepada seluruh petugas untuk bekerja dengan cermat, cerdas dan tuntas.

“Untuk teman-teman yang bertugas di wilayah banjir hati-hati dalam bekerja dan selalu jaga kesehatan,” tutupnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here