Wujudkan Pilkada Damai Aron Hadiri Deklarasi Damai Di Pontianak

Wujudkan Pilkada Damai Aron Hadiri Deklarasi Damai Di Pontianak
Deklarasi Pilkada damai di Pontianak, Hotel Aston/RMOLKalbar

Untuk mewujudkan Pilkada di provinsi kalimantan barat secara umum, sejumlah calon kepala daerah dan wakil kepala menghadiri deklarasi Pilkada damai di Pontianak, Kamis (17/9) di Hotel Aston.


Deklarasi Pilkada damai diperkasai oleh Kapolda Kalbar, Remigius Sigid Harjianto, Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhamad Nur Rahmad untuk menindaklanjuti PKPU 10 2020, Inpres nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan Kesehatan dalam Pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (covid-19).

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto dalam.sambutanya mengingatkan,
sesuai dengan Instruksi Presiden, jajaran TNI POLRI wajib mendukung kebijakan - kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19.

Oleh karena itu Polda Kalbar bekerja sama dengan Kodam XII/Tpr menginisiasi kegiatan deklatasi Pilkada Damai di Kalbar, selain untuk mengingatkan kita semua bahwa pelaksanaan Pilkada tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Ada 14 prinsip pelaksanaan Pilkada, namun ada satu prinsip yang tidak boleh dilupakan yaitu mengutamakan kesehatan," pesan Kapolda saat menyampaikan sambutannya.

Untuk itu sekali lagi mengingatkan pada kita semua mari kita wacanakan Pilkada di wilayah Kalbar ini untuk menjadi aman, bermartabat dan yang lebih utama adalah kesehatan masyarakat, pesannya lagi.

Sementara itu dalam sambutannya Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad :
mengatakan, untuk kesuksesan Pilkada Serentak di Kalbar, diharapkan semuanya dapat mengesampingkan kepentingan-kepentingan pribadi maupun kelompok,  supaya kita dapat menjaga situasi dan kondisi keamanan khususnya di wilayah Kalbar ini.

"Saya megajak pada penyelenggaraan pesta demokrasi, pilkada serentak 2020 ini untuk  bersama - sama bersepakat menjaga kondusifitas keamanan di wliayah Kalbar khususnya di wilayah yang ikut pelaksanaan Pilkada serentak," saran Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga menyampaikan, salah satu yang menjadi kerawanan dalam Pilkada adalah adanya Politik Identitas atau Primordialisme, ini dapat mencederai semangat persatuan dan kesatuan.

"Ini saatnya kita tunjukkan, Kalbar sebagai salah satu provinsi pertama yang memiliki komitmen bersama dan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain bahwa di Kalbar tidak ada namanya politik identitas apalagi primordialisme. Kita bersepakat bahwa kita adalah NKRI. Semua suku adalah setara, sebangsa dan setanah air. Ini satu hal yang perlu kita tegakan di Kalbar," ajaknya.

Sementara Gubernur Kalimantan barat, H. Sutarmidji dalam sambutannya mengatakan bahwa pesta demokrasi Pilkada serentak 2020 ini, tentu menjadi sebuah kompetisi sangat penting bagi setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, tetapi kita harus menjalankan kompetisi yang sehat. Untuk itu mari kita menciptakan pilkada damai dengan selalu menjaga silahturahmi.

"Kompotisi boleh-boleh saja, tapi yang harus dijaga adalah hubungan silaturahmi," kata Mijdi.

Ia berharap agar pelaksanaan Pilkada Serentak di Kalbar, hendaknya mengedepankan Pilkada yang bermartabat, aman dan sehat, hal ini yang harus betul-betul bisa dilakukan. 

Saat ini Forkopimda akan siap mengawal pelaksanaan Pikada kepada Bawaslu. Ia meminta untuk melaksanakan pengawasan dengan sebaik-baiknya. Hindari sekecil mungkin apapun celah untuk adanya ketidakpuasan para calon dan para pendukungnya.

"Silahturahmi Kamtibmas Mewujudkan Pilkada yang aman, bermartabat, & sehat di provinsi Kalimantan barat," ingat Midji. 

Sementara itu Aron salah satu calon bupati Sekadau priode 2020-2025 menegaskan bahwa dirinya dengan bapak Subandrio  sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Karna Pilkada damai merupakan sesuai dengan keinginan kita bersama,  

"Pilkada serentak tahun 2020 harus berjalan dengan damai. Khususnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sekadau, mari kita bersama-sama menjalankan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati sesuai protokol kesehatan," ajak Aron.

Hadir pada acara tersebut, Gubernur Kalimantan barat,  H. Sutarmidji, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kapolda Kalbar,  Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto serta pejabat Utama Polda Kalbar, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Anggota Komisi 2 DPR RI, Drs. Cornelis MH serta para bakal calon Bupati dan wakil Bupati se-Kalimantan Barat yang mengikuti pilkada serentak 2020, pimpinan parpol, Ketua KPU Kalbar, Ramdan, Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah termasuk akademisi, pengamat pemilu, tokoh agama, tokoh Adat.