Tak Kuorum, Paripurna Pemandangan Akhir Fraksi DPRD Sekadau Terhadap Raperda APBD-P Ditunda

Tak Kuorum, Paripurna Pemandangan Akhir Fraksi DPRD Sekadau Terhadap Raperda APBD-P Ditunda
Sidang paripurna/RMOLKalbar

Sidang paripurna DPRD Kabupaten Sekadau dengan agenda penyampaian pemandangan akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang  APBD-P tahun 2020 resmi ditunda. Bahkan, sebelumya sidang sempat dua kali diskorsing.


Ketua DPRD Sekadau, Radius Effendy yang memimpin paripurna melakukan skors rapat pada sesi pertama  sekitar pukul 13.15 WIB.

"Sesuai tata tertib DPRD Sekadau dimana rapat paripurna dalam pengambilan keputusan dinyatakan kuorum jika jumlah anggota yang hadir minimal dua pertiga dari keseluruhan anggota DPRD Sekadau yang berjumlah 29 orang. Maka rapat saya skors selama satu jam. Sementara saat ini Anggota DPRD yang hadir hanya berjumlah 18 orang, maka rapat tidak bisa dilaksanakan karena tidak memenuhi kuorum," kata Radius, Jumat (25/9).

Rapat kembali dimulai pada pukul 14.30 WIB. namun jumlah anggota DPRD yang hadir juga tidak memenuhi kuorum.

"Berdasarkan daftar hadir yang kami terima dari sekretariat DPRD, anggota yang hadir berjumlah 18 orang. Karena kuorum belum tercapai, maka rapat kita skors lagi selama 40 menit," ujar Radius pada sesi paripurna kedua.

Paripurna dimulai lagi pada pukul 15.10 WIB. Namun, tidak ada penambahan jumlah anggota DPRD Sekadau yang hadir. Lagi-lagi sidang tidak kuorum.

“Berdasarkan tatib DPRD, kita sudah melakukan skors sebanyak dua kali. Dan karena tidak kuorum lagi. Untuk memenuhi tatib DPRD dan kerena paripurna tidak mencapai kuorum, penundaan Paripurna dituang dalam sebuah Berita Acara (BA),” ucap Radius.

“Berikutnya kami persilahkan rekan-rekan banmus untuk melukan rapat menentukan jadwal paripurna ulang," sambungnya.

Usai menutup paripurna, Radius mengatakan, tidak kuorumnya paripurna ini semata hanya karena kurang komunikasi. 

“Tidak ada unsur lain karena semua fraksi memiliki pandangan politik masing-masing,” pungkas Radius.